Asiknya Kuliah Tugas - Ngerjain tugas bareng temen sampek malem minum kopi tetep hepi.

Showing posts with label Pengantar Teknologi Informasi. Show all posts
Showing posts with label Pengantar Teknologi Informasi. Show all posts

Tuesday, November 29, 2016

Makalah Tantangan Era Digital

4:44 AM Posted by Hawari Muhtarom , 12 comments
Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung - Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi digital yang semakin maju telah banyak bermunculan. Era digital adalah istilah yang di gunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Media baru Era Digital sering di gunakan untuk menggambarkan teknologi digital. Media ini memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan atau internet, selain internet seperti media cetak, telivisi, majalah, koran dan lain-lain bukanlah termasuk dalam kategori media baru. Berikut adalah makalah Tantangan Era Digital yang saya susun dari berbagai sumber.

BAB I
PENDAHULUAN

1. 1 Latar Belakang
Perkembangan dunia teknologi saat ini makin pesat ke arah serba digital. Era digital telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang membantu kebutuhan manusia. Dengan teknologi apapun dapat dilakukan dengan lebih mudah. Begitu pentingnya peran teknologi inilah yang mulai membawa peradaban memasuki ke era digital.
Era Digital membawa berbagai dampak positif yang bisa kita gunakan sebaik-baiknya namun Era Digital juga memiliki banyak dampak negatif. Sehingga ini menjadi tantangan di Era Digital. Berbagai tantangan Era Digital yang memasuki berbagai bidang seperti  politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi informasi.



1. 2Rumusan Masalah
1.      Apakah definisi dari Era Digital ?
2.      Bagaimana perkembangan Era Digital di Indonesia ?
3.      Apa dampak positif dan negatif dari Era Digital?
4.      Bagaimana Tantangan Era Digital dalam bidang politik ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi informasi?
5.      Apa upaya yang harus dilakukan dalam Era Digital?

1. 3 Tujuan
1.      Mengerti dan mengetahui definisi Era Digital.
2.      Mengetahui perkembangan Era Digital di Indonesia
3.      Mengetahui dampak positif dan negatif dari Era Digital.
4.      Mengetahui berbagai tantangan yang akan dihadapidi Era Digital dalam bidang politik ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi informasi.
5.      Mengerti tentang upaya apa yang harus dilakukan dalam tantangan Era Digital.

BAB II
PEMBAHASAN

2. 1 Definisi Era Digital
Era digital adalah istilah yang di gunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Media baru Era Digital ering di gunakan untuk menggambarkan teknologi digital.Media ini memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan atau internet, selain internet seperti media cetak, telivisi, majalah, koran dan lain-lain bukanlah termasuk dalam kategori media baru. Media massa Beralih ke media baru atau internet karena ada pergeseran budaya dalam sebuah penyampaian informasi. Kemampuan media era digital ini lebih memudahkan masyarakat dalam menerima informasi lebih cepat dalam hal ini internet yang membuat media massa berbondong-bondong pindah haluan.
Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi digital yang semakin maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi di sayangkan semakin berkembangnya teknologi justru semakin banyaknya kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala sesuatunya harus memiliki perlindungan hak cipta dan mengontrol anak-anak dan remaja khususnya.

2. 2Perkembangan Era Digital di Indonesia
Banyak perkembangan Era Digital yang bisa lihat di negara kita ini. Kemajuan teknologilah yang memaksa media massa di Indonesia harus berubah dalam menyampaikan informasi. Media online (internet) di era sekarang ini menggeserkan media massa. Jika perusahaan media massa seperti Koran, majalah dan lain-lain masih tetap bertahan tanpa mengikuti kemajuan jaman dalam hal ini (internet) maka dapat di pastikan perusahaan tersebut akan mengalami kemunduran karena kebutuhan masyarat dalam menerima informasi sudah beralih ke media baru atau internet.
Sebenarnya Hampir satu dasawarsa Indonesia terlambat dalam mengadopsi teknologi komunikasi khususnya internet. Dengan munculnya budaya digital masyarakat sangat cepat menerima perkembangan teknologi tersebut. Di lihat secara global Indonesia siap dalam menerima budaya digital, budaya digital di butuhkan dalam mencapai pertumbuhan yang positif sesuai dengan kemajuan jaman itu sendiri.

2. 3 Dampak Positif dan Negatif Era Digital
Dalam perkembangan teknologi era digital ini tentu banyak sekali dampak - dampak yang akan kita rasakan dalam dunia digital ini, baik dampak postif maupun dampak negatifnya.
Dampak Positif Era Digital
ü  Informasi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses .
ü  Tumbuhnya inovasi dalam berbagai bidang yang berorentasi pada teknologi digital,inovasi ini lebih memudahkan proses dalam pekerjaan kita.
ü  Munculnya media massa berbasis digital, khususnya media elektronik sebagai sumber pengetahuan dan informasi.
ü  Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
ü  Dalam dunia pendidikan seperti perpustakaan online, media pembelajaran online,diskusi online dan masih banyak lagi.
ü  Dalam dunia bisnis seperti toko online dengan menggunakan aplikasi yang terhubung pada situs toko online tersebut
Dampak Negatif Era Digital
ü  Kemajuan teknologi gital akan semakin memudahkan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karena akses mudah ke data yang menyebabkan orang plagiatis akan melakukan kecurangan.
ü  Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (jangka pendek perhatian).
ü  Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak pidana. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi e-book tinggi berpengetahuan tetapi moral yang rendah. Misalnya, dengan ilmu komputer yang tinggi maka orang akan mencoba untuk menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
ü  Tidak membuat teknologi informasi sebagai media atau sarana hanya dalam belajar, misalnya, kita tidak hanya men-download, tapi masih membeli buku cetak, tidak hanya mengunjungi perpustakaan digital, tetapi juga masih mengunjungi perpustakaan.

2. 4 Tantangan Era Digital Dalam Berbagai Bidang
Penggunaan bermacam teknologi memang sangat memudahkan kehidupan. Gaya hidup digital pun akan makin bergantung pada penggunaan ponsel dan komputer. Apapun itu, kita patut bersyukur semua teknologi ini makin memudahkan. Hanya saja, tentunya setiap penggunaan mengharuskannya untuk mengontrol serta mengendalikannya. Karena bila terlalu berlebihan dalam menggunakan teknologi ini kita sendiri yang akan dirugikan, dan mungkin juga kita tak dapat memaksimalkannya. Berbagai tantangan dari era digital akan selalu bermunculan.
Dalam bidang politik Demokratisas salah satu tujuan utama dalam penggunaan politik dibantu dengan teknologi informasi adalah adanya peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Dengan e-government maka hal ini bisa tercapai.Selain itu Politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru. Tantangan teknologi era digital untuk mewujudkan politik yang baik seperti :


1.       Biaya
Walaupun politik yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.
2.       Jangkauan akses
Harus diakui tidak semua orang melihat teknologi. Bagi warga yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau video streaming tentang politik di Indonesia.
3.       Transparansi
Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi
4.       Privasi
Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.

Dalam bidang ekonomi perekonomian suatu negara teknologi digital mulai dirasa mempunyai peran yang penting dalam perekonomian suatu negara karena dengan berkembangnya teknologi informasi di era digital, perekonomian suatu negara mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya. Akan tetapi tantangan era digital tidak bisa kita pungkiri lagi. Di bidang ekonomi tantangan akan muncul contohnya dalam perindustrian musik di Indonesia banyak sekali terjadi pembajakan atau plagiat dari berbagai karya yang original. Sehingga ini menjadi tantangan dalam perindustrian musik Indonesia di Era Digital ini untuk mengantisipasi atau mencegah terjadinya pembajakan tersebut. Tantangan lainnya seperti persaingan dunia kerja yang sangat ketat beberapa perusahaan tidak banyak memakai karyawan akan tetapi menggunakan mesin-mesin atau alat elektronik yang berteknologi digital dan masih banyak lagi tantangan ekonomi yang akan dihadapi di era digital ini.
Dalam bidang sosial budaya di Era digital juga memiliki berbagai pengaruh positif namun era digital juga membawa dampak negatif yang menjadikan tantangan untuk memperbaikinya. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar juga menjadi salah satu tantangan sosial budaya di era digital ini. Pola interaksi antar manusia berubah kehadiran teknologi era digital seperti komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar tanpa harus bersosial langsung dengan lawan mainnya.
Dalam bidang pertahanan dan keamanan penggunaan teknologi di era digital ini sangat berperan dalam membantu pertahan dan keamanan nasional. Penggunaan teknologi informasi di era digital telah menyebar ke segala bentuk organisasi. Organisasi militer misalnya, menempatkan teknologi informasi sebagai salah satu senjata yang mendukung kekuatan dan persatuan organisasi. Hal ini sejalan dengan kekhasan organisasi militer yang selalu menuntut kecepatan dan ketepatan informasi sebelum mengambil sebuah keputusan (perumusan strategi). Ini berarti teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan strategi militer. Tantangan Era Digital dalam pertahanan seperti menghadapi ancaman dari luar yang bersifat maya seperti aktifitas hacker yang bisa merusak sistem situs pertahanan Indonesia. Teknologi digital dikombinasikan dengan teknologi perang lainnya memungkinkan untuk menciptakan jenis perang yang secara kualitatif seperti penggunaan robot.
Dalam bidang teknologi informasi tantangan nyata pada era digital semakin kompleks dari berbagai bidang kehidupan membawa pengaruh-pengaruh yang bisa membuat perubahan di setiap sisi.Teknologi informasi  meruupakan bidang pengelolaan teknologi dan mencakup berbagai bidang yang termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal seperti proses, perangkat lunak komputer, sistem informasi, perangkat keras komputer, bahasa program , dan data konstruksi. Singkatnya, apa yang membuat data, informasi atau pengetahuan yang dirasakan dalam format visual apapun, melalui setiap mekanisme distribusi multimedia, dianggap bagian dari TI. TI menyediakan bisnis dengan empat set layanan inti untuk membantu menjalankan strategi bisnis: proses bisnis otomatisasi, memberikan informasi, menghubungkan dengan pelanggan, dan alat-alat produktivitas. Tantangan dalam bidang teknologi infotmasi sangatlah banyak sekali, seperti bagaimana  memecahkan suatu masalah, membuka kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam melakukan pekerjaan. Jadi dapat dikatakan karena dibutuhkannya pemecahan masalah, membuka kreativitas dan efisiensi manusia dalam melakukan pekerjaan, menjadi penyebab atau acuan diciptakannya teknologi informasi. Dengan adanya teknologi informasi membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan efisien.

2. 5 Upaya Yang Harus di Lakukan Pada Era Digital
Pada era digital ini kita harus bisa menyikapi dengan baik yakni dengan melakukan upaya-upaya yang harus kita lakukan agar Era Digital membawa manfaat bagi setiap aspek kehidupan, beberapa upaya yang harus kita lakukan seperti   memberi pendidikan awal dengan benar agar anak-anak dan remaja mengerti benar apa-apa saja dampak positif dan negatif dari dunia teknologi digital. Sehingga para remaja dapat memilah dan memilih informasi yang mereka dapatkan dari kamajuan Ilmu teknologi ini. Pengenalan tentang pemanfaatan aplikasi aplikasi yang dapat membantu kerja manusia juga perlu kita ketahui manfaat dan kegunaannya dan jangan sampai penggunaan aplikasi ini menimbulkan ketergantungan yang mendalam. Dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi kita harus mengetahui berbagai dampak dan manfaatnya sehingga kita tahu apa saja upaya yang akan kita lakukan dalam memanfaatkan berbagai sumber daya teknologi di Era digital ini.



BAB III
PENUTUP
3. 1Kesimpulan
Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi di era digital yang semakin maju telah banyak bermunculan. Teknologi pada era digital ini membawa banyak sekali manfaat dari berbagai bidang seperti politik, eknomi, sosial budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi, sehingga tidak dipungkiri lagi setiap pemanfaatannya memiliki tantangan.
3. 2Saran
Bagi pembaca diharapkan agar mengetahui berbagai informasi tentang era digital serta tantangan era digital. Dengan mengetahui informasi tentang era digital serta tantangan era digital, diharapkan setelah mengetahui berbagai informasi tentang era digital kita bisa mengetahui upaya yang harus dilakukan pada era digital ini.



DAFTAR PUSTAKA

http://blogfam.com/tekno/trend-di-era-digital/
https://id.wikipedia.org/wiki/Revolusi_Digital
https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi
http://winstarlink.com/apakah-indonesia-sudah-siap-dengan-era-digital/
https://iyansetione.wordpress.com/2013/10/23/dampak-teknologi-terhadap-ekonomi-politik-budaya-dan-sosial/
https://ayups87.wordpress.com/2014/01/22/teknologi-informasi-di-bidang-pertahanan-dan-keamanan-negara-militer/


Friday, October 14, 2016

Simulasi Infrastruktur Jaringan LAN

5:08 PM Posted by Hawari Muhtarom 1 comment
Jaringan merupakan salah satu poin yang diperlajari dalam program studi Manajemen Informatika Politeknkik Negeri Lampung. Dalam membuat simulasi jaringan LAN yang kita inginkan lebih baik terlebih dahulu kita membuat skemanya sesuai yang diinginkan. Menggunakan Cisco Paket Tracer kita bisa membuatnya. Berikut skema yang saya buat.


1. Selanjutnya kita isikan ip pada setiap server, untuk client tidak perlu diisi karena nantinya akan diberi service dhcp. Untuk ip kita isi sesuai ketentuan sebagai berikut : Gateway : 192.168.1.1 DNS 192.168.1.22

WEB Server http://polinela.ac.id (192.168.1.21/24) dan sub domain http://mi.polinela.ac.id (192.168.1.23/24), MAIL Server http://mail.polinela.ac.id (192.168.1.25/24), DNS server (192.168.1.22/24), DHCP Server (192.168.1.24/24), FTP Server http://ftp.polinela.ac.id (192.168.1.26/24), dan SSH Server pada Router (192.168.1.1/24)

2. Langkah berikutnya menkonfigurasi setiap server. Web server untuk polinela.ac.id dan mi.polinela.ac.id, Mail server untuk mail.polinela.ac.id, DNS Server, DHCP Server, serta FTP Server dan SSH Server pada Router

Web server polinela.ac.id. Dalam konfigurasi Web server disini kita aktifkan services HTTP/HTTPS. Tujuannya agar bisa diakses ketika browser mengunjungi http://mi.polinela.ac.id




Web server mi.polinela.ac.id


FTP Server ftp.polinela.ac.id. Dalam membuat FTP Server kita pilih dibagian services lalu FTP , lalu buat akun ftpnya.


Mail Server mail.polinela.ac.id. Mail server tugas mengirim dan menerima mail (surat elektronik). Untuk bisa menggunakannya kita harus mengaktifkan SMTP/POP3 pada Service Mail lalu membuat akun di Mail Server dan memberi alamat email disetiap clientnya.



DNS Server. Dalam menyeting DNS server kita harus memberikan semua domain server kita seperti polinela ac.id| mi.polinela.ac.id| ftp.polinela.ac.id| mail.polinela.ac.id dan juga IP addressnya ke dalam service DNS lalu aktifkan (ON)  


DHCP server. DHCP berfungsi memberikan IP otomatis pada client, maka kita harus menetukan batasan maksimum Users dan menetukan start IP dan memberikan subnet mask.



SSH Server. Salah satu fungsinya yaitu untuk meremote Router lewat client ataupun mentransfer file. Untuk membangun SSH terlebih dahulu kita mengkonfigurasinya. 


3. Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya konfigurasi kita tadi kita harus melakukan pengecekan lewat client. Berikut hasil pengecekan setiap server lewat client.
WEB Server




FTP Server



MAIL Server




DNS Server



DHCP Server



SSH Server


Ringkasan IPv4, Teknologi Media dan Service Internet

9:13 AM Posted by Hawari Muhtarom 1 comment


Jika membahas tentang Jaringan mermanglah sangat luas sekali dari sejarah terbentuknya hingga berbagai hal yang menyusun sebuah jaringan. Manajemen Informatika di Politeknik Negeri Lampung merupakan sebuah program studi yang salah satunya mempelajari Jaringan. Bicara soal jaringan tak mungkin jika tidak membahas ip address, karena ip address merupakan sebuah alamat jaringan yang terdiri dari nomor yang unik. Teknologi Media pun tidak ketinggalan berbagai teknologi media saat ini sangat banyak untuk menghubungkan ke sebuah jaringan seperti kabel maupun wireless. Berbagai service layanan dari internet pun banyak seperti DNS , DHCP , FTP, MAIL dan lain lain. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya.

1.      IPv4 (Internet Protocol version 4)
Pengalamatan merupakan fungsi dari lapisan jaringan protokol yang memungkinkan terjadinya komunikasi data anatar host. Pengalamatan IP (Internet Protocol) memiliki dua jenis versi yaitu IPv4 (Internet Protocol version 4) dan IPv6 (Internet Protocol version 6).  Berikut lebih jelasnya tentang pembahasan IPv4.

1.1  Notasi Biner
Dalam memahami pengoperasian perangkat pada jaringan, diperlukannya melihat alamat dan data perangkat lainnya dalam notasi biner. Notasi biner adalah adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Contoh penulisan huruf B kapital memiliki notasi biner :
Dalam jaringan IPv4  alamat ini menggunakan string 32 bit (1 dan 0), kebanyakan orang sulit menafsirkan dan sulit untuk diingat. Oleh karena itu IPv4 menggunakan notasi biner dalam bentuk desimal. Setiap byte dikisarkan sebagai angka desimal 0-255.

      1.2 Notasi Posisional


Belajar mengkonversi biner ke desimal membutuhkan pemahaman tentang dasar matematika dari sistem penomoran yang disebut notasi posisional. Dalam sistem notasi posisional menggunakan basis nomor radix 10 dan dalam sistem biner menggunakan radix dari 2. Misal untuk angka desimal 192 nilai bahwa 1 mewakili 1 * 10 ^ 2 (1 kali 10 pangkat dari 2). 1 adalah apa yang biasa kita sebut sebagai "100" posisi. Notasi posisional mengacu pada posisi ini sebagai dasar ^ 2 posisi karena basis, atau radix, adalah 10 dan kekuasaan adalah 2. 9 mewakili 9 * 10 ^ 1 (9 kali 10 pangkat dari 1).



1.3  Sistem Notasi Biner
Dalam IPv4 ini menggunakan 32-bit bilangan biner. Pola notasi biner dalam Ipv4 yakni byte (8 bit) dari 32-bit pola biner, yang disebut oktet dengan titik. Hal ini disebut oktet karena setiap angka desimal mewakili satu byte atau 8 bit. Misal 192.168.10.10 Alamat biner: 11000000 10101000 00001010 00001010 . 

2.      SUBNETMASK IPv4
Subnetmask mengacu pada pada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar. Ketika sebuah host ip dikonfigurasikan subnetmask ditugaskan bersama alamat IP. Hampir sama dengan Ipv4, subnetmask diwakili dalam format desimal. misal 255.255.255.0

2.1  Prefix Jaringan
Penulisan subnetmask memiliki notasi garis miring "/" . Contohnya /24 subnetmasknya adalah 255.255.255.0. Jaringan tidak selalu ditugaskan dengan prefik /24 tergantung pada penggunaan jumlah host yang akan dipasang. Misal prefik /24 memiliki jumlah batasan host 254 dengan ip broadcast belakang .255 .
2.2  IPv4 Network,Host dan Broadcast
·         Network Address. Network address adalah alamat yang merujuk pada sebuah segmen jaringan. Subnetmask juga dapat digunakan untuk mengacu pada alamat jaringan.
·         Host Address. Host ID digunakan untuk menunjukkan suatu host dalam jaringan. Setiap antarmuka jaringan harus memiliki host ID.
·         Broadcast Address . Alamat broadcast adalah alamat khusus untuk setiap jaringan yang memungkinkan komunikasi ke semua host dalam jaringan itu. 

3.      IPv4 UNICAST, BROADCAST, DAN MULTICAST
3.1  Alamat untuk Perangkat Pengguna
Alamat IP ini dapat ditugaskan baik statis atau dinamis.
·        IP statis. IP yang dikonfigurasi manual tanpa dhcp.
·       IP dinamis. IP yang terkonfigurasi oleh DHCP yang bertugas memberikan ip otomatis pada pengguna.
Dalam jaringan IPv4, beberapa cara berkomunikasi:
·         Unicast - Proses pengiriman paket dari satu host ke host individu
·         Broadcast - Proses pengiriman paket dari satu host ke semua host dalam jaringan
·     Multicast - Proses pengiriman paket dari satu host ke grup yang dipilih dari host, mungkin dalam jaringan yang berbeda
3.2  Unicast Traffic
Komunikasi unicast digunakan untuk normal komunikasi host-to-host di kedua klien / server dan jaringan peer-to-peer.


3.3  Broadcast Transmission
Lalu lintas siaran digunakan untuk mengirim paket ke semua host dalam jaringan menggunakan alamat broadcast untuk jaringan. 

3.4  Multicast Transmision
Transmisi multicast dirancang untuk menghemat bandwidth jaringan IPv4. Ini mengurangi lalu lintas dengan memungkinkan host untuk mengirim satu paket untuk satu set yang dipilih dari host yang merupakan bagian dari kelompok multicast berlangganan. Contoh Multicast transmisi seperti Video dan audio siaran.
3.5  Jenis Alamat IPv4
Alamat IPv4 memiliki dua jenis yakni Alamat Privat (Private Addresses) dan Alamat Publik (Public Addresses).
·   Private Addresses . Host yang tidak membutuhkan akses ke Internet dapat menggunakan alamat pribadi. Namun dalam jaringan pribadi, host masih memerlukan alamat IP yang unik dalam ruang pribadi.
·       Public Addresses.Alamat ini dirancang untuk digunakan dalam host yang umum diakses dari Internet.

4.      TEKNOLOGI MEDIA
4.1  Cable
Jaringan menggunakan media tembaga karena murah, mudah untuk menginstal, dan memiliki ketahanan rendah untuk arus listrik. Namun, media tembaga dibatasi oleh jarak dan gangguan sinyal.
Ada tiga jenis utama media kabel yang digunakan dalam jaringan:
·         Unshielded Twisted-Pair (UTP)
·         Shielded Twisted-Pair (STP)
·         Coaxial


ü  Unshielded Twisted-Pair (UTP)  

    Unshielded twisted-pair (UTP) kabel adalah media jejaring yang paling umum dipakai


ü  Shielded twisted-pair  (STP)
Shielded twisted-pair  (STP) memberikan perlindungan lebih baik dari kabel UTP. Namun, dibandingkan dengan kabel UTP, kabel STP secara signifikan lebih mahal dan sulit untuk menginstal.
ü  Coaxial cable
Sebuah konduktor tembaga yang digunakan untuk mengirimkan sinyal elektronik.. Konduktor tembaga dikelilingi oleh lapisan isolasi plastik fleksibel.Bahan isolasi dikelilingi dalam jalinan anyaman tembaga, atau logam foil, yang bertindak sebagai kawat kedua di sirkuit dan sebagai perisai untuk konduktor dalam.


4.2  Wireless
Merupakan media nirkabel membawa sinyal elektromagnetik yang mewakili digit biner komunikasi data menggunakan radio atau microwave frekuensi. Nirkabel tidak terbatas oleh konduktor atau jalur seperti kabel atau lainnya.
ü  Tipe Media Wirreless
Tiga standar komunikasi data umum yang berlaku untuk media wireless adalah:
·        Standar IEEE 802.11: Wireless LAN (WLAN) teknologi, sering disebut sebagai Wi-Fi.
·     Standar IEEE 802.15: Wireless Personal Area Network (WPAN) standar, umumnya dikenal sebagai "Bluetooth.
·    Standar IEEE 802.16: Umumnya dikenal sebagai Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).

5.      SERVICE INTERNET
Beberapa servis internet yang dapat diberikan memang sangat banyak seperti : DNS Server, Web Server, DHCP Server, Mail Server, FTP Server, dan SSH Server.
5.1  DNS ( Domain Name System )
Sebuah sistem yang menyimpan semua informasi data dari domain ataupun hostname dalam sebuah jaringan. Tanpa adanya, maka domain tidak bisa mentranslate atau menerjemahkan domain ke alamat 
5.2WEB Server
Web Server adalah suatu server yang memberikan layanan kepada klien yang meminta informasi berkaitan dengan webUntuk berkomunikasi dengan clientnya web browser mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext taransfer protocol).  Ketika klien menggunakan web browser, mengirimkan permintaan ke web server, HTTP menentukan jenis pesan yang digunakan untuk komunikasi itu. Ketiga jenis pesan umum adalah GET, POST, dan PUT.

5.3   DHCP Server
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) layanan yang memungkinkan perangkat pada jaringan untuk mendapatkan alamat IP dan informasi lainnya dari server DHCP.

5.4  FTP Server
File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol lapisan aplikasi yang umum digunakan untuk memungkinkan transfer data antara klien dan server. Untuk berhasil mentransfer data, FTP membutuhkan dua koneksi antara klien dan server, satu untuk perintah dan balasan.

5.5   Mail Server
Server yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik atau e-mail satu sama lain dalam satu jaringan atau dengan internet. Email mendukung tiga protokol terpisah untuk operasi: Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Post Office Protocol (POP), dan Internet Message Access Protocol (IMAP).



5.6  SSH Server
Secure Shell (SSH) adalah protokol yang menyediakan koneksi berbasis command-line aman (terenkripsi)  untuk perangkat remote SSH . Karena fitur enkripsi yang kuat, SSH harus mengganti Telnet untuk koneksi manajemen. SSH menggunakan TCP port 22 secara default. Telnet menggunakan TCP port 23.